Jangan Salahkan Mereka - Maaf kalo tulisanku dibawah sedikit membuat kepala pusing untuk membacanya, karena aku sendiri sudah cukup pusing untuk menulisnya, jauh dari prinsipal jurnalis dan pertimbangan`pertimbangan SEO yang bahkan aku sudah pusing untuk memikirkannya disaat hari ini yang benar benar membuatku cukup pusing dan gundah karena blog error melulu dari kemarin. bingung kan?
Tak perduli kalau kita seorang IT`ataupun ahli teknologi sekalipun, atau mungkin kita hanya seorang pelajar SMA,tukang nasi goreng yang gak laku dagangannya,seorang gadis yang lagi gundah dan buat status selebay lebaynya di facebook. anak SD, SLTP atau seorang suami yang lagi ribut sama istri dirumah akibat ekonomi yang semakin lemah. atau gara gara gak sanggup beli susu untuk anak dirumah.
Berawal dari kegundahanku melihat anak-anak di sekitar tempatku menetap sekarang yang seperti sudah tidak mau mengkonsumsi nasi walaupun kami mengkonsumsi nasi dari beras bulog yang sengaja di naikkan harganya oleh sang kepala desa di daerahku. dari pagi sampai malam tiba mereka hanya terpaku didepan monitor 17 inchi dengan jemari menari di atas tuts hitam komputer, sepertinya game online lebih bisa mengisi perut mereka dari pada karbohidrat yang orang tuanya cari dengan susah payah. mulutnya memaki dan mengoceh mengikuti alunan emosi game online yang serta mertanya diciptakan oleh bangsa luar sana yang sengaja menciptakan game itu agar kita lupa segalanya bahkan kepada tuhan sekalipun,apalagi untuk fokus ke belajar pelajaran sekolah. aku tertegun disaat kulihat banyaknya anak anak usia sekolah dilingkunganku yang bahkan rela antri untuk menunggu giliran disamping temannya yang sedang asyik bermain game online, point blank, zynga poker dan semacamnya.
Jadi menurutku yang goblok`dan agak gila ini, tidak perlu repot repot menghancurkan kedaulatan dan persatuan bangsa kita dengan bom ataupun serentetan terror yg kemarin kemarin tersiar di media elektronik yang bahkan aku juga jarang menikmatinya karena kesibukan mengotak ngatik mesin dan banyak kegiatan keanggotaan. cukup dengan mencekoki generasi muda kita dengan hal yang baru dan membuat sensasi, lalu kita akan segera menelannya bulat bulat dan akan terus bergantung pada hal itu.
Seperti layaknya sebuah sensus`resmi,ternyata kita lah pengguna terbesar game online dan situs`jejaring social networking didunia
-jadi jangan pernah salahkan mereka jika mereka lebih kenal dengan tokoh tokoh game online dari pada nabi nabinya, apalagi tentang tuhannya.
-jangan salahkan mereka jika mereka suka ngantuk didalam kelas disaat belajar,apalagi memahami belajar dan berprestasi.
-jangan salahkan mereka jika mereka menjadi penyembah konsumerisme sejati dan segala kemudahan teknologi yang dicekoki oleh bangsa yang bukan islam/kafir (huuuuuwh) yang strategi system penghancuran mental untuk bangsa kita sudah menampakkan hasil, semudah memakan kacang goreng.
-jangan salahkan mereka jika mereka menderita sakit tulang punggung belakang karena kelamaan didepan komputer warnet dan tidak memerlukan lagi kedekatan antar keluarga.
Aku selalu berharap adanya orang tua disekitar tempatku tinggal yang sadar dan segera menjemput anak anaknya yang sedang asyik seharian di warnet tanpa menghiraukan apapun lagi.seperti kata teman Blogger dan jadi perenungan untukku
"yang salah bukan teknologinya, yang salah bukan penciptanya, yang salah bukan tuhannya, tapi yang salah adalah kita sendiri menyikapi dan memanfaatkan untuk tujuan apapun"
Semoga artikel yang kutulis dengan segala kegundahan hati ini bisa sedikit membuat hatiku tenang dan mengurangi kegilaan di otakku.
0 Response to "Jangan Salahkan Mereka"
Posting Komentar