Makhluk Ghaib Penyembah Kompor

Selamat wayah kieu dulur- dulur sapara kanca, dulur-dulus sapara kanca setelah kemarin kemarin saya posting tentang Teori Hukum Gravitasi Dan Sebuah Cinta yang katanya bikin ngakak (padahal ane serius lho) sekarang kita kembali lagi ke artikel yang serius seperti di atas.

Mata anda simpan di tempatnya dan pelototin ini artikel yah, biar tidak salah baca...


Awal cerita
Suatu malam di bulan mulud disela dinginnya sebuah kota,di pelataran
bambu dipinggir jalan, dibawah temaram lampu neon 15 watt disamping pohon bonsay yang rindang yang sesekali riuh goyang daunnya terkena angin malam gerahnya kota, seorang bocah STBGT Sok Tau Banget) bernama "Sony pratama" asyik ngobrol dengan seorang Bapak Tua Berjenggot Panjang yang bernama "Abu Zaky el bandoeny" (Nama samaran dulur sayah. Heuheu hampura euy) salah satu punggawa sebuah pengajian
Majelis Keagamaan di lingkungan sini, mereka berdua sedang asyik bercengkrama dengan obrolan seadanya demi mengisi kekosongan dan mengobati kelelahan fisik akibat capeknya beraktifitas seharian.

Sambil sesekali nyeruput kopi panas dengan pandangan kosong sedikit
bengong, sang bocah (sok tau banget tea) iseng bertanya kepada bapak tua berjenggot panjang tadi ;


"Sony : "pak,aku pengen nanya nih..." (Sambil bergeser ke arah pak abu zaky el bandoeny)


"pak abu : "Apaan tuh ?kok kayaknya uring uringan banget nak"


"sony : "hmmm....gini pak, apa benar kakek
nenek kita yang sudah wafat bisa dikasi
makan pake kemenyan ya pak ?"


"Pak abu : "hah...itu namanya syirik nak,itu tidak boleh, roh seseorang yang wafat hanya
bisa dihadiahkan amalan berupa doa, dzikir dan lainnya, maka akan memberikan
kebaikan dan kemuliaan bagi si pengirim dan yang dikirimi, kan itu yang diajari ustadz kemarin malam ?" (sruuup...nyeruput kopi liong bulan)


"Sony : "hmmm iya sih... Tapi kenapa ya setiap bulan ramadhan, bulan mulud, bulan suro atau di hari tertentu seluruh masyarakat disini selalu nyedia'in sesajen lengkap dengan bunga, bubur, ayam, kemenyannya dibawah tempat tidur pak ?Waktu ku tanya, katanya itu untuk santapannya roh kakek nenek kita yang sudah meninggal, apa benar begitu ya
pak ?" (Sambil ngelirik ke wajah pak abu zaky)


"Pak abu : "hmmm...gimana ya ? Sebenarnya itu salah dan juga perbuatan syirik
sih, dosa tertinggi menduakan allah dan
salah satu dosa terbesar dan perbuatan
menyembah setan juga, tapi itu juga
sebagian kebudayaan dan tradisi turun temurun kita nak, pamali kalo tidak dilaksanakan bisa datang bala dan bencana"

"Sony : "Haaah pak... Bencana kan Allah yang ngatur, gimana juga dengan tetangga tetangga kita yang masih suka melakukan ritual Mandi keris, memasang penangkal
hujan, mandi kembang 7 rupa atau 7 sumur, pasang kemenyan disaat penguburan, bahkan ada yang dzikir didepan kepulan asap kemenyan disimpang jalan" (sambil manyun dan menyanggah wajah pake tangan)


"Pak abu : "Itu sama aja sih, SYIRIK juga dan NERAKA JAHANAM tempatnya, tapi...... gimana ya namanya juga KEBUDAYAAN nenek moyang "

Lalu keduanya terdiam sesaat dan menghentikan obrolan karena suara gaduh sepeda motor dengan kenalpot
trompet lewat.


"Sony : "Gitu ya pak... hmmmm,tapi kalo gak
salah guru pengajian pernah bilang waktu kita belajar ngaji, disaat datangnya agama maka segala tradisi yang betentangan seperti syirik harus segera ditinggalkan ya wak ? bingung deh.."


"Pak abu : "seharusnya sih seperti itu nak.. mungkin masyarakat disini aja yang belum mengerti apa makna dari sebuah KESYIRIKAN, termasuk keluarga wak juga sih"

Obrolan terhenti lagi,karena sepeda motor biadab super bising lewat lagi dengan raungan knalpotnya yang
memecah gendang telinga.


"Sony : "Yeeeeee... dasaaar...itu namanya sama aja pak syirik juga kan ? padahal
dosanya kan jauh lebih berat dari pada dosa berzinah, durhaka sama orang tua, berjudi dan lainnya ya kan wak ? Kita sama aja membudayakan pemujaan setan kan ? Gimana tuh... ?"


"Pak abu : "Bingung juga sih kalo gitu..,yang pasti itu sebuah dosa terbesar sih "(Sambil
ngelus ngelus jenggot)


"Sony : "Atau jangan-jangan nenek Dan kakek yang diberi makan pake sesajen atau
kemenyan itu bukan kakek nenek kita tapi setan ya pak ? Berarti kita umat PENYEMBAH SETAN dong, bukan umatnya Nabi Muhammad SAW yang
menyembah ALLAH SWT ... Gimana tuh
pak?" (dengan mimik serius)


"Pak abu : "@&?*!+???...ehemmm,udahan dulu ya, bapak teringat kalau tadi ada tamu
yang lagi nungguin bapak dirumah, saya permisi pulang duluan ya...Assalamualaikum "(sambut Pak abu sambil bergegas pulang)


"Sony : "Yeeeeee.... gimana sih, ditemenin
ngobrol malah ditinggal pergi ? Ya sudah deh kalo gitu waalaikum salam Wr.Wb "(sambil merubah posisi tiduran berbantalkan kedua lengan sambil menatap kosong ke arah langit-langit pelataran atap bambu dibawah
temaram lampu neon 15 wat dan sunyi serta
dinginnya malam itu) Dengan suara hatinya yang seperti sedang berbisik bisik dengan berbagai kebingungan...... penuh pertanyaan :


- Apa benar roh manusia mati bisa makan kemenyan atau sesajen ?

- Apa benar roh manusia mati bisa kembali lagi ?

- Sebenarnya itu roh manusia atau setan sih ?

- Berarti kita UMMAT PENYEMBAH SETAN dong ? Aaah bingung deh.

Sok,,silahkan angkat opini anda disini dan sedangkan saya akan tidur dulu karena sudah ngantuk. Trims buat kang Sony Pratama Putra Al-bagejid Dan Abu zaky elbandoeny Maaf bila ada kesalahan laqob. Hahaha

0 Response to "Makhluk Ghaib Penyembah Kompor"

wdcfawqafwef