Mengapa, Karena Hening Pun Bagian Dari Keindahan

musik-ilustrasi.jpg


Dalam sebuah pertunjukan orkestra...

Sang konduktor berdiri, mengangkat tangannya tanda bersiap
Empat puluh pemusik pun dalam posisi
Pemain biola, pemain flute, pemain celo, pemain trombone
Dan seluruh musik lainnya
Siap dengan instrumen dan notasinya masing-masing

Sejurus kemudian
Terdengarlah karya klasik An Der Schonen Blauen Donau
Lantunan musik klasik karya Johan Straup itu
Mengalir dan menari dengan harmonis
Memanjakan telinga dan hati penikmat yang khidmat

Dinamika musik pun menggeliat
Dari yang lembut hingga yang terhentak dan tegas
Membelai dan menyayat telinga dan hati yang mendengar

Hingga tiba-tiba....
Musik serentak berhenti
Untuk beberapa ketukan dalam birama 3/4 itu
Semua pemusik juga penonton yang terapana
Diam, hening, tanpa suara

Hingga suara flute yang lembut menggelitik keheningan
Disusul bunyi instrumen yang lainnya

Dan...
Merebaklah tepuk tangan para penonton tanda kagum

Mengapa?
Mengapa
Dan Mengapa

Karena hening pun adalah bagian dari musik
Karena diam pun adalah bagian dari notasi
Karena tak bersuara pun adalah bagian dari keindahan
Karena. . . . . . .

0 Response to "Mengapa, Karena Hening Pun Bagian Dari Keindahan"

wdcfawqafwef